Jumat, 02 November 2012

Hubungan arus, tegangan dan tahanan



Hubungan tahanan seri dan pembagi tegangan
Rangkaian pembagi tegangan (voltage divider) disebut juga sebagai rangkaian pembagi potensial (potential divider). Input ke sebuah rangkaian pembagi tegangan adalah tegangan Vin.
Tegangan Vin tersebut menggerakkan arus I untuk mengalir melewati kedua resistor. Karena kedua resistor terhubung secara seri, maka arus yang sama mengalir melewati tiap-tiap resistor.

Tahanan efektif dari kedua resistor seri ini adalah R1 + R2. Jatuh tegangan pada gabungan kedua resistor ini adalah Vin, menurut Hukum Ohm arus yang mengalir adalah
I = Vin / (R1 + R2)
Tegangan pada R2 menjadi
Vout = I x R2
Mensubstitusikan I dengan persamaan pertama, menghasilkan
Vout = Vin x R2 / (R1 + R2)
Persamaan ini adalah persamaan untuk menghitung tegangan output yang dihasilkan oleh sebuah rangkaian pembagi tegangan. Dengan memilih dua buah resistor dengan nilai tahanan yang sesuai, kita dapat memperoleh nilai tegangan output manapun didalam kisaran 0 V hingga Vin.
Contoh soal:
Pada rangkaian pembagi tegangan seperti gambar diatas, Vin = 6 V, R1 = 220 Ω, dan R2 = 390 Ω. Hitunglah Vout yang dihasilkan
Penyelesaian:
Vout = Vin x R2 / (R1 + R2)
Vout = 6 x 390 / (220 + 390) = 3,84 V

 Hubungan Tahanan paralel dan Pembagi arus

POSTED BY: KELOMPOK 1 / DINDA PRAMANTA / 115080081

Tidak ada komentar: